


Teknik
Menggitar dan Bernyanyi
DAVE
MUSTAINE
Newsmusik
Edisi 10 / 2001
– Roy Aryanto
Sang
pendiri Megadeth ini memiliki teknik bermain
yang sangat khas dan menjadi ciri grup tersebut.
Inilah sedikit teknik-teknik tersebut yang ia
tampilkan saat konser di Medan beberapa waktu
lalu.
Di
awal penampilan mereka, Dave Mustaine
dkk.
menampilkan 'Dread &
Fugitive Mind' yang intronya menuntut
keempat personel untuk 'masuk' berbarengan. Pada
lagu yang termuat di album kompilasi Capitol
Punishment tahun 2000 tersebut, Dave
melakukan riff yang khas dengan fill-fill
yang mengiringi chord pada bagian pre
chorus.
Dan begitu memasuki chorus, harmonisasi
duet gitar antara Mustaine dengan Al Pitrelli
terdengar sangat harmonis. Pitrelli ternyata
sanggup melanjutkan tradisi harmonisasi gitar
yang menjadi ciri khas grup Megadeth,
sejak bergabungnya Marty Friedman pada
tahun 1990.
Selesai 'Dread & Fugitive Mind', Mustaine
langsung mengocok gitarnya untuk intro lagu 'Kill
The King' masih dari album Capitol
Punishment. Di sini ia menampilkan pattern
rhythm yang sangat khas, dan sudah menjadi
cirinya sejak pertama kali membangun Megadeth di
tahun 1983.
Pada lagu 'Wake Up Dead'
dari album Peace Sells But
Who's Buying, Dave memainkan gitarnya
dengan aransemen yang nggak beda dengan versi
albumnya. Hanya saja teriakan vokalnya yang
memang sudah berkurang kualitasnya itu,
terdengar agak berat terutama saat ia harus
memakai teknik falseto.
Begitu juga saat keempat personel Megadeth
dengan kompak langsung memasuki lagu 'In
My Darkest Hour' yang dicomot dari album So
Far, So Good… So What! yang dirilis
pada tahun 1988. Hanya saja di lagu ini
lengkingan vokalnya terdengar lebih mulus.
Pada lagu kelima yang merupakan lagu baru dari
album gres 2001, The World
Needs A Hero yaitu '1000
Times Goodbye'. Lagu yang pattern
rhythm-nya rada mengingatkan kita pada lagu 'No
Remorse'-nya Metallica ini, adalah
salah satu lagu andalan dalam album tersebut.
Suara Mustaine terdengar melengking tinggi saat
di bagian refrain lagu. Hebat juga dia di
usia hampir kepala empat masih mampu berteriak
lantang begitu.
Ia memainkan sepotong rhythm lagu 'She-Wolf'
dari album Cryptic
Writings tahun 1997. Pada lagu itu ia dan
Pitrelli bergantian menampilkan teknik tinggi
dalam menggitar seperti tapping dan fast
picking. Teknik tersebut sebenarnya bukanlah
ciri Mustaine, tetapi ia ternyata cukup piawai
melakukannya. Lagu diakhiri dengan harmonisasi
lagi antara kedua gitar, yang aslinya dimainkan
oleh Mustaine bersama Marty Friedman.
Mustaine kembali 'bersolo' dalam lagu 'Angry
Again' yang merupakan soundtrack
film Last Action Hero dan termuat di mini
album (album kompilasi lagu-lagu non album) Hidden
Treasures. Ia memainkan lagu itu langsung
ke bait pertama tanpa intro. Tapi Mustaine tidak
memainkan solo pertama. Pitrelli 'mengambil'
bagian solo pertama yang aslinya dilakukan oleh
Mustaine. Sedangkan Mustaine sendiri memainkan
solo kedua milik Friedman yang sebenarnya lebih
rumit.
Selanjutnya adalah 'Reckoning
Day' yang diambil dari album Youthanasia
tahun 1994. Vokal Mustaine juga masih kuat untuk
mendaki nada-nada tinggi di bagian pre chorus-nya.
Walaupun terdengar agak ngotot juga saat
memasuki chorus. Lagu berikutnya adalah 'Devils
Island' yang berasal dari album lawas Peace
Sells… But Who's Buying?, dimana
Mustaine bermain persis seperti di album.
Baca artikel
lengkapnya di NewsMusik 10 / 2001. PESAN

|