|
|
![]() |
![]()
Newsmusik Edisi 2 / 2000 – Santi Dian

ROLLING STONES tidak hanya menjual musik yang hingar-bingar dan penuh sensasi tapi juga menjual life style (gaya hidup). Di bawah ini catatan panjang Rolling Stones sebagai band legenda.
(Jilid 2 - Selesai).
TRAGEDI TRAGIS
Rolling
Stones tanpa tragedi bisa diibaratkan siang hari
bersinar tanpa matahari. Inilah rangkaian
tragedi yang menjadi monumental bagi perjalanan
kelompok rock gaek ini.
7
Maret 1965: Seorang gadis remaja jatuh dari balkon teater di
Palace Theatre, Manchester dan menjatuhi
penonton dibawahnya, beberapa giginya rontok.
26
Maret 1965: Pada malam pembukaan tour
Scandinavia di Fyns Forum di Odense, Denmark,
Wyman pingsan kena setrum listrik 220 Volt di
atas panggung.
3
Desember 1965: Richard jatuh pingsan
kesetrum di atas panggung di Memorial Hall,
Sacramento ketika gitarnya 'kontak' dengan
mikrofon saat lagu
‘The Last
Time’ dinyanyikan.
12
Desember 1965: Ian Stewart meninggal
karena serangan jantung saat menunggu di ruang
tunggu untuk bertemu dokternya.
3
Juli 1969: Jones ditemukan tewas di
kolam renang di Hartfield oleh pacarnya, Anna
Wohlin, setelah berenang semalaman (visum dokter
memperkirakan, Jones tenggelam karena pengaruh
alkohol dan drugs). Seminggu kemudian Jones
dimakamkan di Hatherly Road Parish Church,
Cheltenham. Namun Jagger tidak hadir dalam
pemakaman tersebut.
26
Oktober 1970: Ibu Meredith Hunter yang
tewas dalam show the Stones menggugat Rolling
Stones 28,000 Pounds.
17
Juli 1972: Sebuah bom meledak di bawah
van perlengkapan Rolling Stones sebelum konser
terlaksana di Montreal Forum, Montreal.
Pelakunya diyakini merupakan kaum separatis
Perancis. Lebih dari 3000 pemegang tiket palsu
membuat kerusuhan dengan jalan membuat
bom asap.
Baca artikel lengkapnya di NewsMusik 02 / 2000. PESAN