|
|
||
|
|
||
LL Cool J: Raper dan Aktor terbaik Blockbuster & GrammySelebriti, Newsmusik Edisi 13 / 2000 – Bens Leo
Drop Out SMU Bakat musik yang bergejolak menjadikan LL Cool J memilih untuk terus menggali talenta bermusiknya dibanding melanjutkan studi. Ini gara-gara pada ultahnya yang ke 13, Cool J dibelikan seperangkat alat untuk nge-DJ oleh kakeknya. Tahun-tahun berikutnya, Cool J mulai berlatih untuk menulis lagu. Pilihannya adalah black music, khususnya soul, hip-hop dan rap. Demo lagu pertamanya dibuat tahun 1983. Respons pertama atas lagu-lagu karyanya datang dari perusahaan rekaman label kecil, Def Jam Records, perusahaan rekaman milik Rick Rubin dan Russell Simmons, pemuda idealis yang masih kuliah di New York University. Dua orang ini melihat talenta musik dan spirit kerja yang bagus dari Cool J. Lebih dari itu, Rubin dan Simmons juga melihat keunikan penampilan Cool J yang masih kelihatan 'bocah', “Ia sangat berbakat, bahkan lebih berbakat dari musisi senior yang usianya jauh di atasnya, “ kata Simmons. Tapi tak mudah menaikkan pamor musik rap di tengah gempuran musik dengan penggemar massal macam pop dan rock. Toh Def Jam Records tetap mencoba. Single perdananya dilepas tahun 1984, pada saat usia Cool baru 16 tahun, judulnya ‘I Need a Beat'. Single ini hanya laku 100.000 copies. Angka yang sangat minim untuk industri musik Amerika yang indikator suksesnya dengan angka penjualan jutaan copies. Namun diyakini, data penjualan single saja tidak signifikan untuk menilai laku-tidaknya sebuah hasil rekaman. “Orang belum punya pilihan pada lagu-lagu lain, sementara radio belum tentu suka satu lagu itu,“ pembelaan Rubin. Ia nekad membuat album penuh yang dirilis setahun kemudian, dengan judul Radio. Album ini ternyata direspons bagus oleh pasar. Bukti lain adalah, lagu karya Cool akhirnya masuk untuk lagu tema film Krush Groove, di sini Cool J sekaligus bermain sebagai penyanyi. Maka karier sinemanya pun telah terbuka pada saat usianya baru 17 tahun. Konsekuensi dari sukses karier musik dan sinema ini mengharuskan Cool J keluar dari sekolah formal yang masih setingkat SMU. Drop out-lah Cool. Berkelana di Rap Unplugged Tapi di dunia panggung pertunjukan, karier Cool J mengesankan. Kecuali album Radio laku, manggungnya pun padat. Komunitas musik hip-hop dan rap seakan terhipnotis dengan hadirnya pendatang baru yang menggelegar. Waktu itu tahun 1985. Memang tak banyak pesaingnya. Pada tahun 1987, diluncurkan album Bigger and Deffer, sebuah album yang kemudian mendapat sertifikat double platinum, dengan penjualan di atas satu juta copies. Pada tahun ini, majalah Playgirl memberinya gelar satu dari The Ten Sexiest Men In Rock. Barangkali unsur sexy-nya benar, tapi untuk rocknya sekadar dicerabut dari penampilan panggung Cool J yang 'jejingkrakan'. “Buat saya, istilah musik nggak masalah, yang terpenting album saya penjualannya bagus dan industri musik menerima karya saya dengan baik,“ kata Cool cuek. Tahun 1989 dirilis album Walking With a Panther. Pada tahun yang sama dilepas soundtrack Less Than Zero dengan lagu hit 'Going Back to Cali', album ini juga memperoleh platinum. Pada tahun 1989 ini, untuk pertamakalinya Cool J tampil dalam aktivitas amal, mencari dana untuk korban pencandu drugs, dengan manggung tanpa dibayar dalam konser Just Say No Foundation yang digelar di Radio City Hall. Pada tahun 1990, dirilis album Mama Said Knock You Out, sebuah biggest-selling album yang akhirnya menempatkan Cool J sebagai perebut penghargaan Grammy kategori Best Solo Rap Performance. CD-nya masuk di tangga atas majalah Billboard, untuk kategori pop dan R&B. Ini menjadi indikasi bahwa album Mama Said Knock You Out adalah album sukses, bahkan yang terlaris sepanjang karier Cool J. Lewat album ini, ada uji coba menarik dari Cool J, dengan gagah berani, rapper ini tampil dalam acara bergengsi MTV Unplugged di tahun 1991. Baru pertama kali ini ada rapper yang bergaya 'jejingkrakan' berani tampil dengan musik akustik. Gile bener! Masuk Dunia Sinema Jika dalam Krush Groove, Cool J hanya tampil selintas sebagai penyanyi dalam film itu, maka tahun-tahun 90-an penyanyi hitam ini terjun benar-benar di dunia film layar lebar. Pada The Hard Way, Cool J main bareng Michael J. Fox dan James Wood, lalu pada film Toys, Cool J muncul mendampingi Robin Williams. Nama Cool J melangit sebagai aktor pada tahun 1995, tatkala sitcom In the House yang diperaninya ( sebagai rapper yang hidup di tengah komunitas pencandu bola ) mendapat respons bagus, tak hanya dari penonton televisi tapi juga kritisi dan tim juri sebuah lembaga lomba bernama Black Image Awards. Di sini Cool J mendapatkan trophy pertamanya sebagai aktor sinema dengan gelar Outstanding Lead Actor in a Comedy Series. In The House adalah produksi stasiun teve NBC, yang memiliki jaringan luas peredarannya di dunia.§ Baca artikel lengkapnya di NewsMusik 13/2000. PESAN
|
||