.:: Selebriti NewsMusik ::.

 

 

A|B|C|D|E|F|G|H|I|J|K|L|M|N|O|P|Q|R|S|T|U|V|W|X|Y|Z

Matchbox Twenty: Padu Padan Klasik & Modern

Selebriti, Newsmusik Edisi 11 / 2000 Bens Leo

 

Ingat Santana, Ingat lagu ‘Smooth’ juga Rob Thomas. Tapi jika ingat dengan Rob Thomas, harus ingat pula dengan Matchbox Twenty. Sebab lewat band yang mengeluarkan album Yourself Or Someone Like You inilah, Rob dipilih Santana untuk berkolaborasi dalam albumnya

Perjalanan Matchbox 20 -- awalnya mereka memakai angka 20, belakangan lewat album kedua diubah dengan kata Twenty-- dimulai ketika Rob Thomas, seorang anak tentara yang lahir di sebuah basis militer di Jerman bertemu dengan Brian Yale (bassist) dan Paul Doucette (drummer). Sebelum resmi membentuk Matchbox Twenty mereka berkelana dalam beberapa band di Florida selama beberapa tahun. Mereka sebenarnya sudah cukup ngetop di Florida dengan nama Tabitha's Secret.

Pada 1996, mereka mengajak Adam Gaynor (rhythm guitar, vokal), yang telah bekerja pada Criteria Recording Studios di Miami, dan Kyle Cook (lead guitar) yang pernah belajar pada Atlanta Institute of Music untuk bergabung membentuk sebuah band bernama Matchbox 20.

Sukses, namun Dituntut Cewek

Kelompok ini kemudian digandeng produser Collective Soul, Matt Serletic dan merekam beberapa demo yang diedarkan di Amerika. Tidak lama mereka dikontrak Lava, anak perusahaan Atlantic Records dan merekam debutnya, Yourself Or Someone Like You, masih dengan produser Serletic. Album ini dikeluarkan pada Oktober 1996. Walaupun pada peluncurannya hanya mendapat sedikit perhatian, tapi Matchbox 20 nekad mengadakan tur keliling Amerika untuk mencari dan mengumpulkan fans.

Mereka mengedarkan single ‘Long Day’ pada beberapa radio top dan berpengaruh, yang membuka jalan untuk hit breakthrough-nya single ‘Push’. Pada musim semi 1997, ‘Push’ mulai merintis jalan menuju puncak tangga lagu rock modern, dan sangat sering diputar di radio dan MTV. Pada musim panas, ‘Push’ masuk ke dalam Top Ten rock modern dan ‘Yourself Or Someone Like You’ mencapai Top 40 album dan ‘diganjar’ piringan emas. Banyak yang mengira Matchbox 20 akan menjadi band dengan hanya satu nomor hit untuk kemudian tenggelam. Ternyata nggak juga, karena di luar soal musik, ternyata gosip pun menguatkan sukses mereka. Ini bermula dari tuntutan seorang cewek, yang mengaku mantan temen dekat Rob yang menuntut hak royalti atas lagu ‘Push’. Apa pasal? “Lagu itu kan dibikin berdasarkan kisah cinta Rob ama gue. Liriknya persis romantisme yang pernah dikasih Rob ke gue,” kata cewek yang sampai saat ini identitasnya disembunyiin. Lantas apa kata Rob. Dengan sengit ia menolak tuntutan itu. “Siapa lu. Emang gue hidup cuma sama satu cewek.!” Nah lo! Rob mengumbar kelakuannya sebagai pria belang! “Memang benar lagu itu kisah pribadi gue, tapi bukan sama dia,” elaknya berulang-ulang pada berbagai majalah.

‘Push’ ternyata bukan satu-satunya puncak kerja Matchbox 20, namun ini malah menjadi permulaan dari sebuah cerita sukses yang mengejutkan. Selama musim gugur 1997, ‘3am’ menjadi hit yang lebih besar dari ‘Push’, mengantarkan ‘Yourself Or Someone Like You’ menjadi album dengan status multi-platinum.

Pada saat itu, grup dengan campuran rock 70-an dan alternative-rock awal 90-an lebih dekat pada warna Pearl Jam dan mungkin REM dan Nirvana telah menjadi band rock Amerika yang terkemuka. Perubahan itu berjalan tanpa disadari oleh banyak kritikus musik pop dan penggemar. Para kritikus malah terlanjur menulis dan menilai mereka sebagai band tak berkarakter dan datar. Tanpa identitas musik jelas. Walah!

Walaupun Matchbox 20 cenderung klasik dari modern, namun mereka merupakan band omnipresent karena mencampur struktur dan sentimen rock tahun 70-an dengan hard rock tahun 90-an. Pada akhirnya ‘adonan’ klasik dan modern sekaligus ini malah mengundang banyak pendengar, mereka bisa menghadirkan pembeli usia dewasa, seklaigus juga anak-anak gaul usia belasan. Awal 1998, Matchbox 20 terpilih sebagai Best New Band lewat polling tahunan majalah Rolling Stone membuktikan bahwa, walaupun Matchbox 20 mendapat sedikit perhatian kritikus, mereka telah mendapatkan audiens sangat luas.

Yourself Or Someone Like You terjual ribuan kopi tanpa pernah benar-benar mendominasi tangga lagu. Pada 1998 album ini telah mendapatkan 5 buah platinum. Dan sampai tahun 2000 ini, telah mendapatkan platinum 10 buah. 

Penjualan album Yourself Or Someone Like You tetap stabil sepanjang tahun, apalagi ditambah dengan single-single yang dijagokan, Matchbox 20 semakin memperkokoh posisi. Setelah ‘Push’ dan ‘3am’, mereka juga memilih ‘Real World’ dan ‘Back For Good’ sebagai single andalan yang akhirnya juga menjadi single favorit banyak radio.

Selain berhasil di tanah airnya, Matchbox 20 pun membuktikan keperkasaannya di luar negeri termasuk di Indonesia. Di Australia mereka bahkan mendapatkan 8 platinum, dan di negara tetangganya, New Zealand mereka mendapatkan platinum 5 buah.§

Baca artikel lengkapnya di NewsMusik 11/2000. PESAN