.:: Selebriti NewsMusik ::.

 

 

A|B|C|D|E|F|G|H|I|J|K|L|M|N|O|P|Q|R|S|T|U|V|W|X|Y|Z

Pat Metheny: Nikmatnya Main Bertiga

Selebriti, Newsmusik Edisi 04 / 2001Gideon Momongan

Bermain dalam format trio adalah sebuah keleluasaan yang menyegarkan. Terutama bagi gitaris jazz. Pat Metheny pun mengakuinya, dan menyelaminya sekian lama. Akankah ia kerasan main terus dalam trio?

Tanpa musti “bersaing” dengan piano ataupun dengan gitaris kedua, main dalam trio, terutama untuk jazz, memang menyenangkan bagi para gitaris. Dimana gitaris memiliki ruang lebih lebar dan lapang, untuk leluasa mengeksplorasi skill-nya, dengan permainan improvisasi. Dengan ruang luas itulah, sang gitaris maju ke depan sebagai sentral, dalam penonjolan melodi dari isi musik secara keseluruhan yang dimainkan. 
Soal kenikmatan dalam bermain trio, Pat Metheny beberapa lama menekuninya, dan lantas mengakuinya. Bahwasanya dalam bermain dengan format trio tersebut, seorang gitaris bakal memperoleh tantangan dan penghargaan tersendiri. Dan kenyataannya, Pat Metheny memang memanfaatkannya dengan maksimal. Alhasil, Grammy Awards 2001 lalu diraihnya dengan sukses. Penghargaan bergengsi Grammy, diraihnya lewat album 99>00, sebuah album trio dimana ia bermain bersama Larry Grenadier dan Bill Stewart. Grammy Awards 2001 seakan melengkapi koleksi penghargaan Pat Metheny dari event tersebut. Sejauh ini sudah 11 grammy di-genggamannya, sejak ia memenangkan Best Jazz Performance di tahun 1982.

Selama ini, ia telah mengeluarkan lima album, dalam format trio. Dimulai dengan Bright Size Life di tahun 1975. Kemudian tahun 1983, dengan Rejoicing. Lantas Question and Answer tahun 1989 dilanjutkan di tahun kemarin, 99>00 dan double-CD TrioLive. Walaupun sekarang, ia tengah menyiapkan Pat Metheny Groupnya yang baru. Tentu tidak lagi berformat trio. Namun biar bagaimanapun, Pat menemukan berbagai kenikmatan dalam permainan bersama trionya. Seperti yang dituturkannya dalam wawancara dengan Guitar Player di bawah ini, yang di ujungnya ia juga mengungkapkan soal pindahnya dia dari gitar kesayangannya Gibson ke Ibanez.

Apa sih enaknya bermain trio, menurut anda?
Lihat saja, rekamannya Jim Hall, atau Kenny Burrel dalam Man At Work. Kelihatan bahwa gitaris dalam trio memiliki keleluasaan lebih. Tidak berhadapan dengan banyak peraturan-peraturan tertentu. Kita seperti masuk dalam wilayah luas yang terbuka.

Bagaimana bedanya setiap proyek trio anda?
Dalam Rejoicing, saya main dengan Charlie Haden (bass) dan Billy Higgins (drums), mereka tuh anggota Ornette Coleman's Band. Kita mainkan banyak warna dari Ornette's. Permainan kita bertiga ketat dengan konseksitas terjaga antara kita. Hal itu sama dengan Question And Answer, dimana saya didukung Roy Hannes (drums) dan Dave Holland (bass). Roy adalah tokoh utama dalam pengembangan modern jazz music, so saya ingin membuat musik sekitar itu. Sementara itu dengan trio baru saya, di mana ada Bill Stewart (drums) dan Larry Grenadier (bass), saya membuat musik dari apa yang saya pikirkan. Saya menggali lebih dalam pada soal tone pada musik kita, porsi setiap instrumentasi dan kwalitas dan kwantitas suaranya yang keluar. Saya mencoba setting arahnya, ke satu tujuan yang jelas. Tapi mungkin jadi berbeda dari yang sebelumnya.

Sebelum 99>00 dihasilkan, trio ini sering main bareng, nggak?
Kita sempat main selama 4-5 minggu di Eropa. Yah, just for fun, mencari kesegaran baru setelah lelah dengan proyek grup saya.

Lantas, kenapa Anda memutuskan untuk re-kaman dengan trio ini?
Hari ke hari, kita terasa mainnya makin baik dan makin enak. Malah keterusan, jadi kebutuhan yang sulit dilupakan. Membangun identitas tersendiri yang berbeda dengan trio saya lainnya, jadi memang lebih bagus untuk dilanjutkan. Ya, ke rekaman.
Di beberapa hari sebelum tour selesai, saya bilang, “Begitu sampai di New York lagi, kita ke studio yuk. Sehari dua hari saja, kita lihat saja apa jadinya.”

Apakah anda merekam repertoar yang telah anda mainkan selama tour?
Saya tidak mau melakukan hal seperti itu. Mengulang lagi apa yang telah mainkan di panggung. Pengennya, memainkan repertoar baru, yang berbeda.

Kenapa begitu?
Saya ingin memadukan ........
§

Baca artikel lengkapnya di NewsMusik 04/2001. PESAN