.:: Selebriti NewsMusik ::.

 

 

A|B|C|D|E|F|G|H|I|J|K|L|M|N|O|P|Q|R|S|T|U|V|W|X|Y|Z

Senny Novianti: Ternyata .......

Selebriti, Newsmusik Edisi 13 / 2000 Dion M.

Bandung tea! Setelah digarap Purwa Tjaraka dan Elfa Secioria, jadilah ia sebagai… Gadis Sampul! Lho kok?

Ini cerita tentang seorang gadis. Datang dari kota kembang. Sudah belajar nyanyi sejak kelas 2 sekolah dasar. Lantaran wajah lumayan manis, ia pun nyemplung ke kontes gadis sampul. Lantaran wajahnya lumayan manis, ia terpilih jadi finalis. Dan bagusnya, sang ibu selalu setia mengawalnya ke mana pun ia pergi. Well, cerita dia makin jadi terasa enteng. Belajar nyanyi, finalis gadis sampul, dan ketemu musisi kawakan. Yah, happy ending! Sang musisi, dengan pengalaman puluhan tahun di musik rock, kesengsem dengan suaranya. Jadilah sebuah album rekaman. Diedarkan. Hasilnya? Tapi, tunggu dulu, hubungannya apa antara gadis sampul dan belajar nyanyi. Kan sudah dibilang, mukanya memang terbilang lumayanlah. Lantas soal nyanyi-menyanyi, nyatanya ia cukup aktif belajar.

Dari berguru ke Purwa Tjaraka misalnya. Berlanjut ke Elfa Secioria. Beruntung dia tinggal di Bandung, ada guru-guru bagus kan di sana? Oh ya, ia juga punya keberanian lumayan. Misalnya, ikut berbagai festival nyanyi. Kayak Bahana Suara Pelajar dan lain sebagainya. Di antaranya jadi juara juga! Lantas ikut Asia Bagus segala. Gagal sih, tapi pengalamannya tentulah bertambah-tambah. So, suara juga terasah dong? Sampai rekaman pula kan? Lagi-lagi ia beruntung. Dipertemukan dengan Jockie Suryoprayogo, salah satu nama besar musik rock negeri ini! Jockie tertarik menjajalnya di rekaman. Dan ternyata, masa uji coba sampai rekaman hanya memakan waktu tak lebih dari 4 bulanan saja. Maaf, itu judul albumnya, dilempar ke pasaran.

Pop bener. Ada sedikit sentuhan R&B atau alternatif, juga sedikit acid jazz. Memang sedikit-sedikit saja, sekadar bumbu. Musiknya lurus, mengalir lancar, nggak susah disimak. Eh, Jockie bisa nge-pop juga ya? Tapi eit, agak-agak mirip Yunika yang “Kemana” itu lho, betul kan?
Tapi dia sendiri mengaku suka dan in dengan materi lagu en musik di kasetnya tersebut. Akunya, ia senang dengan Whitney Houston dan Incognito. Lagu-lagunya Whitney Houston acapkali dibawakannya di atas panggung, selain lagu-lagu Vina Panduwinata, terutama 'Biru'. Apalagi waktu ia masih nge-band. Punya band sendiri?

Dulu memang punya, namanya Mejiku alias Merah Hijau Kuning dan biasa mengisi acara di kafe-kafe Bandung, ceritanya. “Dan tahu nggak, itu band ceweq asli, sama-sama masih di SMA semua, waktu itu. Saya jadi penyanyinya, kebetulan bareng Yunika juga,”celotehnya. Oh begitu toh? Sekarang, bagaimana? Karena semua sibuk sendiri-sendiri, ya bandnya bubaran!
Soal albumnya lagi, ia bilang sih, ”Lagu “Maaf”, juga ternyata saya suka banget. Saya ngerasa total nyanyi di situ.” Paling total maksudnya. “Yang lainnya juga asyik-asyik lho, nyanyiin-nya enak. Mas Jockie kasih musik yang asyik, apalagi musisi pendukungnya bagus. Ada Eddi Kemput, Totok Tewel, Bintang. Memang saya beruntung bisa diterima Mas Jockie.”

Senny Novianty, nama mojang geulis Bandung ini. Anak pertama dari 3 bersaudara, dari ayah dan ibu, Ir. Endang Trisyono dan Etty Sumiaty. Lahirnya di Bandung, 9 November 1981. Tingginya, 165. Beratnya 45 pas. Sekarang juga kuliah di Universitas Kristen Maranatha, di Bandung. Mengambil jurusan Psikologi. Tetap suka ice cream. Dan, ngghh apalagi ya? Ah, dengerin dululah rekamannya. §

Baca artikel lengkapnya di NewsMusik 13/2000. PESAN