.:: Selebriti NewsMusik ::.

 

 

A|B|C|D|E|F|G|H|I|J|K|L|M|N|O|P|Q|R|S|T|U|V|W|X|Y|Z

Sisqo: Melejit gara-gara Thong Song

Selebriti, Newsmusik Edisi 13 / 2000 Santi & Nini Sunny

Umur 5 tahun udah gabung di gospel choir, 17 tahun punya anak, 22 
tahun jadi bintang. Trus apa lagi?

Apa yang membuat cowok 22 tahun ini langsung kondang mendadak sampai ke belahan dunia lain? Apakah berkat lirik lagu hitnya, 'Thong Song' bernuansa seronok plus provokatif itu? Apakah lantaran ia personel Dru Hill, kelompok R&B Baltimore yang kondang? Sukses terkesan gampang banget diraih buat cowok yang udah punya satu putri bernama Shaione ini. 
Dan ajang MTV Awards - 2000 pun seolah menobatkan jadi bintang. Buktinya? hit 'Thong Song' yang dilempar ke pasaran menjelang akhir 1999, bisa menyabet Best Hip-Hop Video sekaligus empat nominasi lainnya antara lain, Best Dance Video, Best New Artist in a Video, Best Video From a Film dan Viewer's Choice. Sayangnya, keempat video klip itu dikandaskan oleh Jennifer Lopez ('Waiting for Tonight'), Macy Gray ('I Try'), Aaliyah ('Try Again dalam Romeo Must Die') dan 'N Sync ('Bye, Bye, Bye').

Dengan rambut dicat warna platinum dan aksesoris serba bertema naga, Sisqo menampilkan sosok manusia millennium. Sisqo alias Mark Andrews kondang lewat album debutnya, Unleash the Dragon. Ia memancangkan diri dalam kancah pop modern dan R&B. Cowok kelahiran Baltimore, 9 November 1978 ini telah kelihatan bakat nyanyi sejak usia lima tahun. Saat itu ia sudah gabung dengan gospel choir di gereja lokal. Ayahnya yang pekerja montir listrik dan ibunya yang administrator badan Social Security, turut mendukung bakatnya ini. 

Dragon, Simbol Identitas

Musikalitasnya terinspirasi dari Jackson 5, terutama Michael dan vokal R&B modern-nya datang dari Jodeci. Lihat aja gaya dance-nya yang diadaptasi dari gaya dansa Michael Jackson, sampai akhirnya Sisqo mendapat nominasi Best Dance Video. Saat usianya menginjak 14 tahun, Sisqo membulatkan cita-citanya jadi penyanyi dan bintang panggung. Bersama James (Woody) Green, Tamir (Nokio) Ruffin dan Larry (Jazz) Anthony, yang merupakan teman sekolahnya, mereka membentuk grup vokal. Tak lama setelah menemukan nama Dru Hill --- diambil dari sebuah lingkungan bernama Druid Hill Park di kawasan Baltimore Timur ---, grup mulai mempromosikan diri lewat radio-radio lokal. Usaha ini membawa hasil. Dru Hill mulai kondang, meski baru seputar Baltimore. 

Lewat single debut, 'Tell Me'--- kemudian dijadikan soundtrack film feature berjudul Eddie --- yang diluncurkan pada Agustus 1996, Dru Hill melejit. Tak lama diluncurkan, single ini langsung melesat di Top Five R&B chart dan akhirnya terjual dengan predikat gold. Dikatakan bahwa hitnya tembang ini merupakan sebuah terobosan dalam warna R&B. Disusul dengan album perdana berjudul sama yang sukses terjual hingga lebih dari satu juta copies hingga saat ini. 
Masing-masing personel Dru Hill memang dilahirkan dengan bakat nyanyi berciri unik. Hal inilah yang membuat Dru Hill berkembang menjadi kelompok vokal yang punya identitas. Sisqo pun mengembangkan sosoknya menjadi figur yang kharismatik. Cowok flamboyan ini, kerap mengganti cat rambutnya dengan warna ngejreng seperti emas dan platina. Juga bikin tato bergambar torso (bagian tubuh wanita).

Di samping itu ia juga mengembangkan gaya lentur dance Michael Jackson ke dalam tariannya. Nggak cuma itu, ia juga selalu terlihat tampil gaya hingga jadi sorotan kalangan fashion. Sering tampil dibalut bahan kulit berkilat warna cerah, baik merah dan hijau di atas kulit hitamnya, sosok Sisqo jadi makin atraktif diliatin. Dru Hill melemparkan album kedua, Enter the Dru pada Oktober 1998. Nama judul album ini diambil dari film klasik Bruce Lee yang berjudul Enter the Dragon. Sisqo yang suka banget film ini, mengekspresikan kecintaannya dengan membuat tato di lengan dan dada kirinya dengan gambar naga. Tidak cuma itu, ia juga mendesain kostum panggung lengkap dengan gambar yang sama. Seolah-olah ingin mencirikan diri dengan identitas simbol tersebut.

Thong Song = 'Lagu Tali Kulit' 

Dru Hill memutuskan untuk 'break' sementara waktu. Situasi ini memberikan kesempatan bagi Sisqo untuk coba-coba membuat album solo. Maka meluncurlah album debutnya dititel Unleash the Dragon pada November 1999. Dalam album ini Sisqo turut bertindak sebagai co-producer sekaligus menulis hampir semua lagu. Ketimbang musik Dru Hill yang balada heavy R&B, musik garapan Sisqo cenderung berorientasi pop dan up-tempo. Sebuah lagunya, 'Got to Get It' yang hingar bingar, turut membantu album ini bures di pasaran.§

Baca artikel lengkapnya di NewsMusik 13/2000. PESAN