.:: Selebriti NewsMusik ::.

 

 

A|B|C|D|E|F|G|H|I|J|K|L|M|N|O|P|Q|R|S|T|U|V|W|X|Y|Z

STAIND Menguber TOOL

Artinya, Metal mengguncang Charts!

 

Selebriti, Newsmusik Edisi 7 / 2001Gideon Momongan

Fantastis! Tak diduga, peng-gemar lantas berpihak pada rombongan metal. Serunya, bintang-bintang pop pun di-tenggelamkan. Apa yang sebenarnya terjadi? Siapa sih Tool dan Staind?

Tapi sejatinya, Tool memang bukan kelompok sembarangan. Sampai satu ketika, frontman kelompok progrock ternama King Crimson, Robert Fripp berkata, “Saya sampai perlu mendengarkan rekaman mereka (Tool maksudnya) untuk me-nimbulkan power baru bagi hidup saya, selama King Crimson membuat album terakhir (Construction Of Light). Wah saya pengen bener untuk rocking out seperti apa yang mereka hasilkan!”


Lantas Staind. Nggak kalah keren, ternyata! Semua personel Limp Bizkit memberi acungan jempol pada mereka. Secara khusus satu saat Wes Borland, gitaris Bizkit, diberi ucapan terima kasih dan ia pun menjawab, “Ucapan itu menjadi sangat berarti ketika kalian menemukan band lain dan berbuat seperti apa yang kami (Bizkit) lakukan untukmu.” 

 

Lateralus
Tahun lalu, Maynard James Keenan sanggup membawa kelompok barunya, A Perfect Circle membuat debut gemilang. Album mereka, Mer de Noms, masuk ke posisi charts nomer 4, dengan terjual hampir 200.000 keping pada minggu pertama masa edarnya. 
Lantas, pada Mei 2001, Maynard balik lagi ke charts, tapi bersama kelompok lamanya, Tool. Hasilnya malah lebih edan! Baru seminggu, album keempat Tool bertajuk Lateralus, terjual 555.222 copies! Saking gilanya, Tool langsung menengge-lamkan Missy Elliot, Destiny's Child, Weezer, R.E.M dan Depeche Mode.


Dan album tersebut membuktikan kedahsyat-an hidangan Tool. Kelompok berisikan Maynard James Keenan, Justin Chancellor, Danny Carey, Adam Jones, memainkan material musik yang bersuasana keras dan kencang. Pada be-berapa nomer, mereka acapkali berani menjelajahi chord-chord sulit, sementara latar musik tetap berdentuman. Banyak kritisi menuding mereka memainkan heavy metal dengan balutan progresif yang kental. Sebutannya, art metal.
Kelompok asal Los Angeles ini seolah menohok jajaran musik metal dunia. Kekerasan musik me-reka yang dibumbui lirik-lirik bersuasana kelabu, pada sebagian komposisi, sanggup mengangkat mereka. Sehingga dalam seketika mereka seakan terbang di atas para pendahulunya, bahkan pendahulunya pun hanya dapat menggeleng-gelengkan kepala. Kagum, sekaligus ‘terpaksa’ angkat topi!


Empat album telah dirilis, mulai dari Undertow (1993), Enigma (1996), Saliva (2000) dan terakhir Lateralus dirilis 15 Mei silam. Dari Undertow saja, Tool sudah mampu mereng-gut platinum. Begitupun halnya dengan album selanjutnya. Dan Tool mencatatkan diri sebagai satu dari sedikit metal band yang menjadi lang-ganan tetap charts dunia lho!
§


Baca artikel lengkapnya di NewsMusik 07/2001. PESAN