.:: Selebriti NewsMusik ::.

 

 

A|B|C|D|E|F|G|H|I|J|K|L|M|N|O|P|Q|R|S|T|U|V|W|X|Y|Z
westlife

Westlife: Nggak Ada Matinya!

Selebriti, Newsmusik Edisi 01 / 2002 Desy Harsanti.

 

Baru rilis sehari di Indonesia langsung meraih 7 sertifikat platinum. Rumor yang menyebut Westlife bakal kehilangan pamor lantaran Bryan punya bayi dan Nicky bakal menikah dengan Georgina, putri Perdana Menteri Irlandia Bertie Ahern, nggak terlalu terbukti, tuh! 

Seakan belum cukup memiliki koleksi 52 buah platinum, Westlife kembali menggebrak dengan album baru berjudul World of Our Own. Masih seperti album lalu, koleksi kali ini memuat lagu pop manis dan lagu lama yang diaransemen ulang. Kali ini Bryan, Kian, Shane, Nicky dan Mark kebagian giliran melantunkan Angel, yang sempat dinyanyikan Sarah McLach-lan sebagai soundtrack film City of Angel.
Sebagai boysband yang dipuja ABG, Westlife makin tajir. Tahun lalu mereka menyelenggarakan lebih dari 50 jadwal dengan pendapatan sekitar 2,8 juta dolar. Namun mereka juga kena hantaman kritik para kritikus musik, terutama karena mereka dituntut berkarya lebih kreatif. Dalam artian, bukan hanya sekadar menyanyikan lagu orang lain, tapi juga harus mulai berani mengorbit dengan karya sendiri. Lewat album ini, Westlife mencoba memenuhi 'tuntutan' tadi. 
Di sini mereka ikut terlibat dalam proses produksi dengan menulis 5 lagu yaitu 'Bop Bop Baby', 'When You Come Around', 'Don't Say It's Too Late', ‘Don't Let Me Go', dan 'Love Crime' ; dan menggubah lagu 'I Wanna Grow Old With You' dan 'Imaginary Diva'. Perbedaan album ini juga terlihat dari sound pop rock dalam lagu Bop Bop Baby. 
Masih dengan bantuan Steve Mac dan Wayne Hector dan Cheiron sebagai tim produksi, album ini direkam di studio di tiga kota di Eropa, yakni Studio Rokstone-London, Studio Cherion-Swedia dan Windmill Lane-Dublin. Mac dan Hector menulis 'To Be Loved' dan 'Drive (For All Time)' ditambah dengan 'Why Do I Love', yang merupakan hasil kolaborasi bareng Cheiron dengan ritme up-tempo.
§

 

Baca artikel lengkapnya di NewsMusik 01/2002. PESAN